Kamis, 08 Juni 2017

PENYEBAB SULIT BAB SAAT PUASA

Apa penyebab susah BAB saat puasa?

Sembelit adalah gejala umum yang banyak dialami orang saat puasa. Dalam kebanyakan kasus, susah BAB saat puasa terjadi karena usus besar menyerap terlalu banyak air dari makanan yang ada di usus besar. Semakin lambat makanan bergerak melalui saluran pencernaan, semakin banyak air yang akan diserap usus besar darinya. Akibatnya, kotoran menjadi kering dan keras sehingga frekuensi untuk buang air besar jadi berkurang.

Pada dasarnya kebiasaan buang air besar setiap orang berbeda-beda. Namun biasanya dibutuhkan waktu hingga tiga hari untuk makanan yang dimakan akhirnya dicerna dan diserap tubuh. Sehingga tidak BAB selama lebih dari tiga hari bisa dikategorikan sembelit. Pasalnya setelah tiga hari, struktur feses akan menjadi lebih keras dan sulit dikeluarkan. Berikut ini beberapa penyebab susah BAB saat puasa.
1. Kurang serat

Perubahan pola makan selama puasa membuat banyak orang tidak memperhatikan asupan makanannya dengan baik, terutama serat. Padahal makanan yang kaya serat dapat meningkatkan kemampuan gerak peristaltik usus, dan membuat dinding usus lebih mengembang. Sehingga sisa makanan bisa tercerna dengan mudah, dan tidak perlu berlama-lama ada di dalam usus.
2. Kurang minum

Selain kurang serat, nyatanya susah BAB saat puasa disebabkan karena tubuh Anda tidak terhidrasi dengan baik. Air berperan dalam melarutkan zat-zat makanan dan mengangkut sisa makanan ke dalam sistem pembuangan tubuh. Nah, jika tubuh Anda dehidrasi akibat kurang asupan air, maka sisa makanan akan sulit terbawa ke sistem pembuangan tubuh. Itu sebabnya sangat penting memenuhi kebutuhan asupan air saat berbuka dan sahur untuk mengurangi risiko sembelit.
3. Terlalu banyak konsumsi produk susu

Susu bisa memperlambat proses pencernaan Anda karena mengandung serat yang sedikit. Terlalu banyak mengonsumsi susu dan produk olahannya, seperti keju dan es krim dapat menyebabkan susah buang air besar, apalagi bila Anda tidak diimbangi dengan mengonsumsi buah dan sayur selama puasa.
4. Sering menahan buang air besar

Jika Anda sering mengabaikan dorongan untuk buang air besar, maka dorongan tersebut akan berangsur-angsur hilang sampai Anda akhirnya tidak merasakannya lagi. Itu sebabnya bagi Anda yang sering menahan buang air besar, sebaiknya Anda segera menghilangkan kebiasaan tersebut. Pasalnya semakin lama Anda menahan buang air besar, maka feses akan semakin lama berada di dalam usus, sehingga membuatnya menjadi keras dan kering.
5. Gangguan usus

Gangguan lain pada usus yang menyebabkan terjadinya sembelit adalah adanya gangguan fungsi otot pada usus. Seperti munculnya tumor di dalam usus, adanya jaringan parut (adhesi), terjadi peradangan atau infeksi di kolon (usus besar), penyempitan yang abnormal pada kolon dan rektum sehingga akan membuat proses pencernaan terganggu.
Cara mengatasi susah BAB saat puasa
Agarpac solusi minuman berserat juga bisa membantu melancarkan sistem penceraan anda,dapatkan infonya di http://myagarpac.com

Melakukan perubahan gaya hidup merupakan salah satu cara mengatasi susah BAB saat puasa. Perubahan gaya hidup ini meliputi;

    Pastikan Anda memenuhi asupan cairan selama berpuasa minimal 8 gelas per hari. Anda bisa mengonsumsi air putih 2 gelas saat berbuka, 2 gelas saat sahur, dan 4 gelas sepanjang malam.
    Perbanyaklah makanan yang mengandung serat, misalnya dengan makan sayur, buah, biji-bijian, sereal, kacang-kacangan, gandum, dan beras merah.
    Hindari produk olahan susu, kafein, alkohol dan rokok
    Olahraga secara teratur minimal 30 menit setelah berbuka dengan intesitas ringan sampai sedang
    Jangan menunda keinginan untuk buang air besar dan mulailah untuk mengatur kebiasaan buang air besar
    Tidak sembarangan mengonsumsi obat pencahar tanpa rekomendasi dari dokter

Rabu, 07 Juni 2017

Menu Makanan Ala Diet Keto

Diet ketogenic merupakan pengaturan pola makan yang tinggi lemak, namun rendah asupan karbohidratnya. Ahli gizi lulusan University of Sydney, Leona Victoria, mengungkapkan beberapa menu yang dapat dikonsumsi bagi mereka yang ingin menjalankan diet ketogenic.

Ia menjelaskan, menu ketogenic biasanya memfokuskan pada makanan tinggi lemak seperti, alpukat, santan, kelapa, telur, keju, krim, kulit binatang (ceker, kerupuk kulit dan lainya), serta, sumber-sumber hewani. Sedangkan di tahap awal, makanan seperti sayuran dihindari.

Dalam diet ini jumlah karbohidratnya mencapai 10-15 gram per hari. Jadi sangat sedikit, namun tetap ada kandungan karbonya.

Ia mengatakan, untuk makanan tinggi lemak biasanya cukup banyak. Apabila mengonsumsi makanan tinggi lemak dan protein, memang biasanya juga tidak gampang merasa lapar. Sehingga terkesan porsinya banyak lemaknya, padahal jika dibandingkan makanan biasa akan lebih rendah kalorinya.

Victoria mengungkapkan, tidak bisa ada batasan untuk makanan tinggi lemak. Sebab untuk diet normal saja tidak ada batas maksimal bagi karbohidrat dan lemak.

"Pola makan diet ketogenic sama seperti biasa, pagi, siang dan sore. Bisa juga digabung dengan intermittent fasting, jadi ada jendela makannya," ungkap Victoria.

Sementara itu, ada juga larangan bagi mereka yang ingin mengikuti diet ketogenic. Mereka yang tidak dianjurkan adalah orang yang memiliki penyakit ginjal, diabetes ketoacidosis, sirosis, dan hati berlemak.


Alternatif lain untuk diet adalah dengan mengkonsumsi Agarpac, solusi minuman berserat..anda bisa mendapatkan infornya di http://myagarpac.com

Adapun diet ketogenic pada awalnya dijalankan oleh orang yang terkena epilepsi. Namun, seiring berjalannya waktu, diet ini digunakan oleh mereka yang ingin menurunkan berat badan.
Dalam ketogenic, tubuh memakai lemak sebagai bahan bakar utama. Yang sebelumnya tubuh bergantung pada karbohidrat, berganti jadi pada lemak.

Manfaat Jangka Panjang Diet Keto

Salah satu metode diet yang sedang populer adalah diet ketogenic atau keto. Mereka yang melakukan diet ini memanfaatkan makanan tinggi lemak, dengan karbohidrat yang rendah. Harapannya metode ini bisa memberikan manfaat jangka panjang bagi pelaku diet keto.

Ahli gizi lulusan University of Sydney, Leona Victoria, mengatakan apabila dibandingkan dengan metode diet lainnya, ketogenic memang memberikan manfaat jangka panjang bagi yang mengaplikasikannya. Akan tetapi, untuk menurukan berat badan dengan waktu yang singkat tidak bisa dilakukan dengan diet ini.

"Lebih cepat mungkin tidak (kehilangan berat badan), jika dibanding dengan caloric restriction lainnya. Tapi bisa lebih permanen, karena menjalani diet ketogenic ini sebaiknya menjadi perubahan seumur hidup, tidak bisa yoyo diet on atau off. Jadi, di jangka panjangnya menjadi lebih efektif," ujar Victoria.

Di samping itu, menurut Victoria, terdapat manfaat lainnya dari diet ketogenic yang masih dalam tahap testimoni. Ada juga yang sudah dituangkan dalam makalah penelitian serta dituliskan sebagai 'manfaat potensial'. Hingga kini, namun belum ada penelitian yang benar-benar ditujukan untuk menguji efek dari diet ketogenic.

Ia mengungkapkan, di dalam grup Ketofastosis Indonesia ada beberapa testimoni dari anggotanya. Seperti, penyakit asam uratnya telah hilang, kankernya hilang dan sebagainya.

Namun, itu hanya contoh per orang. Leona mengatakan kalau diteliti, bisa disebut tidak terkontrol. Artinya, tidak mengetahui asalnya seperti apa, pengobatan lainnya, obat-obat lain, dan cara melakukan ketogenicnya. Sehingga masih bisa banyak biasnya dari testimoni terkait diet keto.

Menurut Victoria, diet ketogenic selain memberikan banyak manfaat juga memiliki kekurangan. Yakni, kurangnya antioksidan dan serat, selain itu kurang bervariasi pilihannya. Alasannya bergantung pada alpukat dan produk-produk kelapa saja.

"Makanya harus dibantu dengan teh hijau, virgin coconut oil dan suplemen-sumplemen," kata dia.

Alternatif lain untuk diet adalah dengan mengkonsumsi Agarpac, solusi minuman berserat..anda bisa mendapatkan infornya di http://myagarpac.com

Selasa, 06 Juni 2017

Amankah Diet Keto?

Diet Keto kini menjadi bahan perbincangan karena efektif menurunkan berat badan dengan cepat hanya dengan makan lemak saja! Ketahui lebih dalam mengenai diet keto dan pandangan medis tentang keamanannya untuk tubuh.


Belakangan ini, jenis diet makin banyak ragamnya. Salah satunya yang sedang hits dapat menurunkan berat badan secara drastis adalah diet keto. Berbeda dari jenis diet biasanya yang mengurangi jumlah asupan lemak dan gizi seimbang, pelaku diet keto justru diharuskan mengonsumsi lemak dalam jumlah tinggi, rendah protein dan kurang, bahkan tanpa karbohidrat. Selebritis dunia seperti Kim Kardashian pernak membuktikannya.

Namun, apakah diet ini aman untuk dilakukan sendiri? Bisakah diet ini dilakukan dalam jangka waktu panjang, mengingat aturan ketat diet ini yang tak memperbolehkan sumber makanan karbohidrat masuk ke dalam tubuh? Ketahui kebenarannya berikut ini.



Apa Itu Diet Keto?


Diet ini diciptakan oleh Dr. Gianfranco Capello, seorang profesor bedah asal Sapienza University di Roma, Italia.  Hal ini berdasarkan proses dalam tubuh bernama ketosis, di mana tubuh saat kehabisan karbohidrat, maka hati akan mengubah lemak menjadi asam lemak dan keton yang dapat digunakan sebagai energi. Di sinilah, keton akan menggantikan karbohidrat sebagai sumber utama energi, yang artinya tubuh akan menggunakan dan membakar lemak.

Dalam penelitiannya, lebih dari 19.000 pelaku diet ini mengalami penurunan berat badan siginifikan dengan efek samping minim. Pasien yang melakukan diet keto rata-rata kehilangan 10,2 kilogram setelah 2,5 siklus diet. Caplello menyimpulkan, diet tersebut merupakan cara tersukses bagi penderita obesitas untuk menurunkan berat badan dan hanya sedikit merasakan efek samping seperti gampang capek.



Apa yang Dikonsumsi?


Agar tubuh dapat melakukan ketosis, 80-90 persen kalori haruslah berasal dari lemak,dan sisanya didapatkan dari kombinasi protein dan karbohidrat. Konsumsi karbohidrat dibatasi antara 10-35 gram per harinya, kira-kira sebanyak satu buah apel, segelas susu, atau selembar roti. Tapi faktanya, seseorang tidak mungkin akan makan apel maupun susu, serta jenis karbohidrat lainnya jika ingin tubuhnya melakukan proses ketosis menurut Susan Kleiner, Ph.D., R.D., author Power Eating dan konsultan nutrisi atlet olahraga untuk NFL, NBA, dan Olimpiade.

Makanan yang bisa dikonsumsi untuk diet keto adalah daging berlemak tinggi seperti daging sapi, hot dogs, bacon, dan lain sebagainya. Kemudian, jenis minyak hewani dan nabati, serta kacang-kacangan. Mengonsumsi keju lemak tinggi juga disarankan untuk diet tipe ini. Pelaku diet keto juga diperbolehkan mengonsumsi buah dan sayur dalam jumlah cukup, tidak banyak. Sebab, sayur dan buah bukan menu utama diet tersebut.



Bisakah Menurunkan Berat Badan?

Beberapa penelitian menunjukkan, proses ketosis dapat menurunkan berat badan karena lemak tubuh akan terbakar menjadi energi. Tetapi, studi lain juga menunjukkan, diet ini dapat bekerja karena tubuh dapat mengurangi keinginan untu mengonsumsi karbohidrat.

Ditambah lagi, dengan mengurangi karbohidrat, termasuk makanan sayur dan buah, jumlah air dalam tubuh akan berkurang dengan cepat. FYI, karbohidrat dapat menahan air dalam tubuh tiga kali lebih banyak. Jadi, ketika tubuh berusaha mengurangi karbohidrat, tubuh juga akan mengurangi air. Saat itu juga, berat badan dapat berkurang.



Is It SAFE?

Sebagian mengatakan bahwa diet keto masih aman dilakukan meski terdapat efek samping. Namun, toleransi terhadap efek samping juga akan dirasakan berbeda-beda pada setiap orang. Ada jug ayang mengatakan, diet keto hanya dilakukan dalam jangka pendek.

    " Kebanyakan orang dapat mentoleransi ketosis, tapi kebanyakan orang mungkin tidak akan bisa melakukan diet ketogenik yang sungguhnya karena efek sampingnya, " jelas Tracy A. Siegfried, M.D., medical director dari The N.E.W. Program,  bariatric and metabolic weight-loss center berbasis di California.

 Efek samping yang sering dirasakan pelaku diet keto diantaranya adalah letih, kecapekan, napas menjadi berat. Tubuh juga akan sulit untuk melakukan kegiatan berintensitas tinggi, Ketika tubuh kehilangan lemak pertama kalinya, tanpa karbohidrat, metabolisme akan melemah dan sesungguhnya akan rusak secara permanen. Kerja tiroid akan melemah seiring kehabisan energi.

Jika terlalu lama menerapkan ketosis, metabolisme tubuh akan sangat sulit untuk kembali seperti semula. Sayangnya, hingga saat ini tidak ada jangka waktu yang tepat untuk melakukan diet ini, sehingga aman tidaknya, tergantung pada kemampuan tiap individu.

Menurut Siegfried, beberapa komunitas medis menganggap ketosis yang berkelanjutan akan membuat liver stress dan menyebabkan kerusakan jaringan pada otot. Komplikasi lainnya, seperti konstipasi, hipoglikemia, kekurangan vitamin, batu ginjal, masalah keseimbangan, hilangnya kepadatan tulang, sakit kepala, menstruasi yang tidak teratur dan dehidrasi akan terjadi jika terus dilanjutkan. Ditambah lagi, mengonsumsi lemak jenuh atau terlalu banyak mengonsumsi lemak sehat dapat menyebabkan kolestrol dan tekanan darah tinggi.

Sama halnya menurut Francine Blinten, R.D., nutrisionis klinis  dan konsultan kesehatan masyarakat di Old Greenwich, Connecticut, yang mengatakan diet keto perlu pengawasan klinis dan hanya dapat dilakukan dalam waktu singkat. Untuk kasus tertentu, diet keto dapat membantu mengecilkan tumor dan mengurangi kejang pada penderita epilepsi. Namun, untuk alasan kecantikan, diet keto sangat tidak dianjurkan dan dapat membahayakan bagi penderita ginjal maupun liver.

Alternatif lain untuk diet adalah dengan mengkonsumsi Agarpac, solusi minuman berserat..anda bisa mendapatkan infornya di http://myagarpac.com

Manfaat Diet Keto

Apa itu diet ketogenik?

Diet keto adalah diet yang menerapkan pola makan rendah karbohidrat dan tinggi lemak. Apabila konsumsi lemak normal adalah sekitar 20-30%, diet ketogenik menganjurkan asupan lemak mencapai 60-70%.

Beberapa pihak yang mendukung metode ini mengatakan diet ketogenik dapat menurunkan berat badan dalam waktu singkat dan memberikan energi yang lebih. Namun di sisi lain, pihak yang tidak setuju mengatakan bahwa metode ini merupakan cara yang tidak sehat untuk menurunkan berat badan.
Kenapa disebut keto?

Diet keto merupakan diet yang membatasi konsumsi karbohidrat secara ketat, dengan tujuan membuat tubuh jatuh dalam keadaan ketosis. Dalam keadaan normal, ketosis terjadi saat seseorang tidak mengonsumsi karbo atau mengonsumsi sedikit sekali karbohidrat. Kekurangan karbohidrat membuat kadar glukosa turun dalam tubuh, sehingga tubuh mulai memecah lemak untuk dijadikan sebagai sumber energi. Hal ini membuat hasil pemecahan lemak yang disebut keton menumpuk dalam tubuh.

Ketosis sebenarnya merupakan bentuk ringan dari ketoasidosis. Ketoasidosis biasanya menyerang penderita diabetes tipe 1, dan merupakan penyebab kematian utama pada penderita diabetes di bawah usia 24 tahun. Namun, terlepas dari fakta ini, beberapa ahli mengatakan bahwa keadaan ketosis tidaklah berbahaya. Beberapa penelitian bahkan mengatakan bahwa diet ketogenik dapat dikatakan aman bagi penderita obesitas atau orang yang kelebihan berat badan.
Manfaat diet ketogenik

Diet keto pertama kali diperkenalkan oleh dr. Gianfranco Cappello, seorang profesor dari Universitas Sapienza di Italia. Dalam penelitiannya, sebanyak lebih dari 19.000 peserta diet keto mengalami penurunan berat badan yang cepat dengan efek samping yang minimal. Selain itu, kebanyakan peserta juga tidak mengalami kenaikan berat badan yang signifikan setelah satu tahun.

Menurut laporan penelitiannya, rata-rata peserta mengalami penurunan berat sebear 10,2 kg setelah 2.5 siklus diet ketogenik. Capello menyimpulkan bahwa metode diet ini merupakan cara yang baik untuk menurunkan berat badan pada penderita obesitas dengan efek samping seperti kelelahan yang minimal.

Rudy mawer, seorang ahli nutrisi dalam bidang olahraga, menambahkan bahwa terdapat banyak keuntungan dari metode ini. Salah satunya adalah hasilnya yang cepat. Selain itu, diet ketogenik memiliki konsep yang sederhana yaitu dengan mengeliminasi satu golongan makanan (karbohidrat), membuat semua orang mudah memahaminya. Diet ini juga membuat seseorang merasa kenyang walau mengonsumsi makanan dengan kalori yang lebih sedikit.

Disisi lain, Bette Klein, seorang ahli nutrisi di Cleveland Clinic Children’s Hospital memanfaatkan metode ini untuk meringankan gejala epilepsi pada anak. Ia menyatakan bahwa diet ini efektif diterapkan pada anak yang tidak mempan diterapi dengan dua jenis obat anti-epilepsi. Sekitar 50% anak yang menjalani diet ini mengalami penurunan frekuensi kejang. Akan tetapi, sampai saat ini belum diketahui secara pasti apa yang menyebabkan hal ini terjadi.

Alternatif lain untuk diet adalah dengan mengkonsumsi Agarpac, solusi minuman berserat..anda bisa mendapatkan infornya di http://myagarpac.com

Kamis, 08 September 2016

Referensi Tempat Belajar Membuat Batik

Belajar membatik sepertinya hal yang menarik untuk dicoba, terutama ketika mengisi waktu luang ataupun menghabiskan waktu untuk berwisata ke tempat-tempat yang bisa dimanfaatkan untuk belajar  membatik Paket Wisata KarimunJawa. Banyak tempat wisata di Indonesia menyediakan tempat dan sekaligus belajar membatik, terutama di saat trend batik meningkat seperti sekarang ini. Banyak pusat batik menawarkan berbagai variasi pelajaran membatik mulai dari belajar kilat untuk sekedar tahu, atapun profesional. Mau Belajar Membuat Batik, di Sini Tempatnya Sukawu telah menghimpun beberapa tempat bagi Anda untuk belajar membuat batik. Paket Tour Eropa

Yuk, simak ulasannya.  

Selasa, 06 September 2016

10 Things To Do In Bangkok Thailand

10 Things To Do In Bangkok Thailand

Wat Arun

“Wat Arun Ratchawararam Ratchaworamahaviharn”, as the temple is called paket tour bangkok by its full name, is named after the Hindu deity Aruna, the god of the dawn. Therefore, the temple also bears the nickname Temple of the Dawn. Even though the most beautiful to look at is the temple at sunset and at night when hundreds of lights let the Wat Arun shine golden. To visit the temple you need to pay an entrance fee of 50 baht per person and of course pay attention to your clothes, because knees and shoulders should be covered out of respect. Otherwise you may quickly be denied the entry.